Andry Alamsyah Blog

Apakah Sertifikat MOOC Bisa Setara Dengan Kredit Matakuliah atau Sertifikasi ?

MOOC (Massive Open Online Course) adalah bentuk pengajaran online yang tidak membatasi jumlah peserta pengajaran dan tersedia secara terbuka melalui web. MOOC pada prakteknya sering melibatkan media yang interaktif seperti audio, video, animasi untuk menunjang proses pengajaran yang dilakukan. MOOC juga menyediakan forum dimana pada akhirnya terbentuk diskusi antar member dan komunitas. MOOC sangat populer akhir akhir ini, terbukti dengan banyak dosen / profesor / peneliti yang cukup terkenal dibidangnya  masing masing membuka kelas kelas pengajaran di MOOC. Dengan materi pengajaran berbasis riset, maka materi materi pengajaran di MOOC menjadi sungguh  menarik, dan kelihatan beberapa langkah lebih maju dari kurikulum konvensional di universitas. Banyak materi yang dibuka adalah materi kolaborasi beberapa kelimuan, contohnya seperti visual thinking for business , knowledge management and big data in business , social network analysis , network crowd market dan lain lain

Menurut saya MOOC muncul karena dua hal yaitu: 1) adanya gap antara kelimuan dari mata kuliah yang diajarkan di perguruan tinggi (yang cenderung teoritikal berbasis keilmuan yang sudah matang / established) dan kebutuhan dunia nyata yang mengikuti perubahan cepat serta membutuhkan implementasi keilmuan yang sesuai (biasanya diperoleh dari keilmuan baru berbasis riset), 2) adalah perkembangan teknologi komunikasi dan informasi (TIK) yang mendorong cara / media baru dalam melakukan proses pengajaran, sehingga mode pengajaran lewat internet menjadi pilihan karena murah, bisa diakses dimana saja dan selalu tersedia kapan saja.  

Secara ringkas bisa disimpulkan secara umum konten pengajaran di MOOC lebih canggih dan lebih up to date daripada yang diajarkan di perguruan tinggi pada umumnya, dengan alasan materi yang  disampaikan di MOOC adalah keilmuan terkini berbasis riset (supaya bisa laku dijual) . Kemudian timbul pertanyaan, apakah mungkin jika kita berhasil lulus dalam satu materi MOOC yang sesuai maka kita bisa anggap lulus mata kuliah yang sepadan. Harusnya sih ga masalah, tinggal bagaimana kebijaksanaan universitas dan bagaimana pemerintah (dikti) membolehkan dan mengatur hal tersebut. 

Beberapa peneliti lebih saya kenal karena materi kuliahnya di MOOC daripada hasil karya tulisnya, contohnya di bidang social network, ada beberapa pengajar yang juga peneliti yang saya selalu ikuti riset dan bukunya dari kenal di MOOC. Dan interest saya lebih besar untuk mengikuti yang di MOOC daripada peneliti yang hanya berbasis karya tulis, walaupun karya tulis mereka bagus. Ke depannya rasanya MOOC akan menjadi media untuk peneliti untuk menjual / memperkenalkan risetnya sekaligus mencari anggota (dalam bentuk mahasiswa atau dosen muda) untuk grup risetnya.

Di dunia profesional malah mungkin sertifikasi MOOC sangat menguntungkan perusahaan. Ada beberapa sertifikasi yang sulit dicari atau sangat mahal, misalkan sertifikasi Big Data, bisa dicarikan alternatif penggantinya dengan mengikuti course di MOOC. Selain menguntungkan perusahaan, juga menguntungkan para profesional, dimana mereka bisa mengatur waktunya sendiri untuk mengikuti course course yang diminati sehingga menambah daftar pengetahuan dan skill di CV nya.

 Beberapa situs MOOC favorit

Screen Shot 2015 08 12 at 8 33 58 PM

Screen Shot 2015 08 12 at 8 34 20 PM

Screen Shot 2015 08 12 at 8 34 41 PM

Screen Shot 2015 08 12 at 8 37 02 PM

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: