Andry Alamsyah Blog

Resiko Beli Tiket Penerbangan Online

Biro / agen perjalanan saat ini banyak merubah cara penjualan nya menggunakan media internet. Ini logis dilakukan supaya harga tetap kompetitif dan meningkatkan layanan / kenyamanan. Tidak sedikit yang memang 100 persen menggantungkan penjualannya secara online. Pada saat kita melakukan transaksi online, kita pasti sadar resiko resiko yang mungkin terjadi seperti keamanan pembayaran, reputasi penyedia jasa penjualan tiket / agen perjalanan, sampai kepada resiko penipuan. Walaupun ada resiko resiko tersebut, pembelian lewat online tetap populer karena aspek praktis dan cepatnya informasi (promo dan deal) sampai ke pasar.

Banyak cara yang dilakukan pembeli untuk mengamankan dirinya pada saat melakukan transaksi online, mulai dari melihat review agen secara online maupun bertanya kepada rekan terdekat yang pernah melakukan transaksi di agen perjalanan tersebut.

Saya mendapatkan pengalaman yang cukup merugikan walaupun sudah melakukan antisipasi resiko dengan melakukan langkah langkah diatas. Kronologisnya adalah begini : Saya membeli tiket dari agen A untuk terbang dari Surabaya menuju Bandung menggunakan maskapai B. Pembelian tiket saya lakukan pada tanggal 19 Nov 2015 untuk penerbangan tanggal 3 Nov 2015 pukul 17:30 sore.

Pada tanggal 2 Desember (sehari sebelum penerbangan) saya di SMS oleh maskapai B yang menyatakan penerbangan di jadwal saya di batalkan dan diganti ke penerbangan pukul 11:30 siang (di hari yang sama) atau penerbangan keesokan harinya pukul 11:30 juga. Saya tidak mungkin memenuhi penerbangan pukul 11:30 (karena masih mengikuti konferensi) ataupun nambah nginep semalem untuk terbang pukul 11:30 keesokan harinya, maka saya cancel penerbangan tersebut melalui agen A. Saya minta agen A untuk memberikan solusi atas masalah saya. Ternyata agen A ini tidak mampu langsung mencarikan maskapai pengganti. Saya heran juga maskapai B adalah maskapai yang setahu saya terbaik tapi tidak bisa memberikan solusi layanan yang bagus buat pelanggannya dan semena mena mengganti jadwal penerbangan.

Pembatalan penerbangan ternyata tidak serta merta bisa mengalihkan pembayaran saya sebelumnya untuk kemudian digunakan membeli tiket baru, jadi terpaksa saya mengeluarkan dana lagi untuk membeli tiket maskapai lain dan tentu saja harganya menjadi mahal karena waktunya udah mepet. Ini adalah kerugian yang pertama. Kerugian kedua adalah refund tiket saya ternyata membutuhkan waktu 90 hari. Tadinya mau menggunakan agen online supaya cepat dan murah ternyata malah lebih repot dan harus mengeluarkan uang lebih. Well jadi pengalaman deh … Jadi buat rekan rekan, harus berhati hati untuk melakukan transaksi tiket online, serta antisipasi kemungkinan kejadian yang sama dengan saya. Kita lihat 90 hari ke depan apakah refundnya berjalan lancar ? ..We’ll see

 

IMG 5670

Leave a Reply

%d bloggers like this: